AJB Bumiputera Bangkrut ??? Tersentak saya mendengar desas desus yang beredar di masyarakat sekitar awal 2019. Bukan apa-apa, saya punya dua polis disana … Kenyataannya sih bukan bangkrut tetapi ‘Gagal Bayar’ :).’

Tahun 2019 lalu, Indonesia mendapat kabar tidak baik 2 perusahaan asuransi besar dan kenamaan di Indonesia mengalami batuk-batuk gagal bayar pada waktunya yakni AJB Bumiputera dan Jiwasraya.

Jiwasraya ‘sedikit’ beruntung karena dia adalah perusahaan BUMN langsung masuk ‘ICU’ pemerintah dalam hal ini kementrian BUMN selain OJK.

Bagaimana dengan AJB Bumiputera ? Nah ini yang menarik ! Sebagai asuransi tertua di Indonesia (berdiri 1912) dan nasabahnya banyak, ternyata sampai sekarang AJB Bumiputera ini tidak berbadah hukum yang ‘cukup’ jelas. Apakah PT / CV / UD ? Well …. Ya anda salah.

Badan hukum AJB Bumiputera adalah usaha bersama (mutual) ! Artinya pemegang polis adalah pemilik perusahaan. Nah Loh ! Kalau dah begini ketika perusahaan bermasalah sangat rumit untuk penyelesaiannya karena model jenis badan usahanya. Kasus ini lah yang membuat presiden Jokowi akhirnya menerbitkan peraturan pemerintah No. 87 Tahun 2019 soal usaha Perusahaan Asuransi Berbentuk Usaha Bersama.

Saya sendiri baru merasakan ‘kegagalan’ bumiputera ketika salah satu asuransi saya sudah jatuh tempo pertengahan tahun lalu

Desas desus soal bumiputera sudah saya dengar sejak 2016 dari Agen Asuransi Perusahaan Asing saya di Indonesia. Disebutkan oleh agen saya tersebut kondisi laporan keuangan buniputera sudah menujukkan ‘figure’ yang ‘mencurigakan’. Cuma saya abaikan karena saya pikir karena dia agen asuransi lain jadi jatuh-jatuh in asuransi yang lain hahaha. Ini lah penyesalan saya mengabaikan informasi dan menvalidasi informasi tersebut. Ya sudah lah…

Saya cukup sering mondar mandir ke kantor AJB Bumiputera. Yah apalagi … selain untuk menanyakan soal pengajuan klaim dan kepastian tanggal bayar.

Mulai dari di Kantor Pusat yang di  Wisma Bumiputera  Sudirman kita jelajahi hingga ke kantor cabang di Jl. Wolter Mongonsidi, Kebayoran Jaksel.

Sebagai informasi kantor pusat di Wisma Bumiputera sudah tidak ada kegiatan layanan klaim dan cs. Jadi jika teman-teman butuh informasi silahkan ke kantor cabang terdekat atau kantor wilayah (untuk di daerah). BIsa dicari di web resmi http://ajb.bumiputera.com/

Cukup sedih memang, beberapa nasabah yang di PHP-in jadwal bayar sudah emosi bahkan sering gebrak-gebrak meja di depan petugas AJB Bumiputera, kebetulan saya juga sedang ada di TKP.

Saya pribadi sih simple saya tidak perlu marah-marah cuma yang penting adalah jadwal kepastian bayar. Nah inilah yang susah di jawab oleh para petugas disana, karena memang harus diakui klaim yang harus di bayar sangat-sangat besar teman !

Mau tau berapa ? Eng ing eng 9.6 Triliun Rupiah !!!

Oh bumiputera … riwayatmu kini…

Tags :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen + 3 =